Rabu, 2 Februari 2011

Cinta Pertama & Terakhir

Sebelumnya tak ada yang mampu
Mengajakku untuk bertahan
Di kala sedih

Sebelumnya ku ikat hatiku
Hanya untuk aku seorang
Sekarang kau di sini hilang rasanya
Semua bimbang tangis kesepian

Kau buat aku bertanya
Kau buat aku mencari
Tentang rasa ini
Aku tak mengerti
Akankah sama jadinya
Bila bukan kamu
Lalu senyummu menyadarkanku
Kau cinta pertama dan terakhirku

Sebelumnya tak mudah bagiku
Tertawa sendiri di kehidupan
Yang kelam ini

Sebelumnya rasanya tak perlu
Membagi kisahku saat ada yang mengerti
Sekarang kau di sini hilang rasanya
Semua bimbang tangis kesepian

Bila suatu saat kau harus pergi
Jangan paksa aku tuk cari yang lebih baik
Karena senyummu menyadarkanku
Kaulah cinta pertama dan terakhirku

^LoveMeCinta^

Cinta Agung

Saat ini bait-bait cinta mula menerawang di kepalaku. Patah-patah kata cinta, ungkapan kasih membuatku berasa bahagia dikurniakan cinta. Dan yang pasti aku sangat menggemari karya-karya puitis dari Kahlil Gibran. Ya, aku mungkin sudah jatuh cinta kepadanya. Alangkah indahnya kalau setiap daripada kita bisa memberi cinta tanpa ada sebarang paksaan dan harapan, menghargai cinta yang ada di depan mata dan menanam rasa cinta sesama manusia. Sudah pasti dunia kita akan aman dan penuh rasa cinta! Aku punya cinta. Cinta yang tidak melebihi daripada rasa cintaku kepada Ilahi, rasa kasihku kepada para Rasul, rasa sayangku kepada keluarga. Tuhan telah memberikan aku sekeping hati untuk diberikan kepada seseorang, dan mungkin hatinya telah ditetapkan untukku untuk kami saling menyintai. Adakah dia tercipta untukku?

CINTA yang AGUNG
Adalah ketika kamu menitiskan air mata
dan masih peduli terhadapnya
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
menunggunya dengan setia
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata 
‘Aku turut berbahagia untukmu'

^LoveMeCinta^